Pengumuman
Logo RSUD

BAPPERIDA

Kabupaten Pesisir Selatan

BUKA JALAN MENUJU BNNK PESISIR SELATAN

18 Jul 2025 15:06:41 WIB 14x dibaca Kontributor2
BUKA JALAN MENUJU BNNK PESISIR SELATAN

Payakumbuh, 18 Juli 2025 Sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kelembagaan penanggulangan narkotika di daerah, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Bapedalitbang bersama sejumlah perangkat daerah lainnya melaksanakan studi banding ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh pada tanggal 17–18 Juli 2025. Pelaksanaan studi banding terdiri dari unsur Sekretariat Daerah, Bapedalitbang, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset daerah (BPKPAD) 

"Urgensi Pembentukan BNNK Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki garis pantai panjang serta jalur lintas pulau, menjadikannya wilayah yang rawan menjadi transit peredaran gelap narkoba. Selain itu, data menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika meningkat signifikan, terutama di kalangan remaja dan masyarakat pesisir.

“Saat ini belum ada struktur BNNK di Pesisir Selatan. Seluruh upaya penanggulangan narkoba masih bersifat koordinatif dan terbatas kewenangan. Pembentukan BNNK adalah langkah penting,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dr. Syafrizal Antoni, SY,MPH   saat kunjungan.

Sesuai data yang ada di BNN kawasan di Pesisir Selatan telah dikategorikan sebagai zona bahaya peredaran narkoba. Bahkan secara nasional, Sumatera Barat menempati peringkat ke - 6 tertinggi penyebaran narkoba, dengan 1,1% populasi telah terpapar.

 Bapedalitbang bersama perangkat daerah terkait akan:

  • Mengusulkan pembentukan BNNK kepada BNN RI melalui fasilitasi BNNP Sumbar,
  • Menyiapkan dokumen kelembagaan dan kebutuhan sarana prasarana,
  • Mengintegrasikan agenda pencegahan narkoba ke dalam dokumen perencanaan daerah,
  • Mendorong kolaborasi Perangkat Daerah (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa, dan lainnya) dalam program berbasis komunitas.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen daerah dalam mendukung Desa Bersinar (Bersih Narkoba), serta memperluas jangkauan program ketahanan keluarga dan edukasi publik untuk generasi muda.

Belajar dari BNNK Payakumbuh untuk pendirian BNNK Pesissir Selatan minimal dengan pertimbangan dan kesiapan sebagai berikut,1

  1. Tanah yang dihibahkan pemda untuk pembangunan BNNK minimal 1.500 m², anggaran 500 jt untuk mendapatkan pembobotan yang lebih baik,
  2. Alasan pesisir selatan harus membentuk BNNK : 
  • .   Secara data nasional propinsi sumbar urutan nomor 6 sebagai kawasan rawan narkoba, bahkan sumbar bukan hanya sebagai daerah perlintasan narkoba, tapi sudah menjadi daerah peredaran narkoba, baik yang datang dari Aceh, Medan dan Pekanbaru. Jalur transportasi melalui darat udara dan laut.
  •     Sedangkan Kab. Pesisisr Selatan adalah salah satu daerah yangg sangat dekat dengan ibukota Provinsi Sumatera Barat, dengan pintu masuk narkoba sebanyak 5 - 6 arah(Padang, Alahan Panjang, Kerinci, Bengkulu dan Lautan ( sepanjang pantai)
  •       Semakin banyaknya penangkapan terhadap pengedar dan pemakai narkoba di wilayah Pesisir Selatan.
  •      Salah satu tugas penting BNN adalah “Penguatan Wilayah Pesisir” Letak strategis  Kabupaten Pesisir Selatan  sebagai daerah pesisir dengan panjang pantainya 234,4 km
  1. 3    Untuk memudahkan percepatan pendirian BNNK disamping harus menyiapkan persyaratan yang diminta, pemerintah daerah hatus pro aktif menggiring berkas sampai ke Badan Narkotika Nasional  dan Kemeterian Pendayagunaan Apatarur Negara di Jakarta.

Dengan komitmen yang kuat dan sinergi lintas sektor, Pemkab Pesisir Selatan berharap kehadiran BNNK akan memperkuat pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi narkoba di wilayah ini. Kehadiran BNNK akan menjadi tonggak penting menuju Pesisir Selatan yang lebih sehat, aman, dan berdaya. (Sumber: Kelitbangan)

Bagaimana pendapat Anda?
1
0

0 Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.

Berikan Komentar

Menu Aksesibilitas