Sago, Kamis 12 Februari 2025, telah dilaksanakan Zoom meeting antara Tim BRAC dan Bapedalitbang Kabupaten Pesisir Selatan. Pertemuan ini bertujuan sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan yang telah dilaksanakan pada 16 Januari 2025. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk menyampaikan data kepada BRAC agar dapat memberikan panduan dalam pembuatan modul pendampingan terhadap Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta pendamping lainnya.
Rapat ini dibuka oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), Fadli Amra, S.H., M.M. Turut hadir dalam pertemuan ini antara lain Nofen Buchtari, S.Si., M.Si, MIL (Fungsional Perencana), Eva Susanti, S.IP (Penelaah Teknis Kebijakan), Donny Tayes, S.KM., M.Si, serta narasumber Bapak Zulkifli Kahar Boy sebagai pembicara utama dan Rama Rey sebagai ahli bidang data dari BRAC. Rapat ini berlangsung di ruang rapat Bapedalitbang Bidang PPM secara daring mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat ini antara lain: 1). Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menetapkan target Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui metode graduasi selama lima tahun ke depan (2025-2029). Kebijakan ini didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Pesisir Selatan Nomor 050/360/KPTS/BPT-PS/2024 tentang Penetapan Data Penduduk Miskin dan Rentan Miskin di Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2024. 2). Pengisian progres data lokus bantuan teknis BRAC tahun 2025 untuk memastikan efektivitas program pendampingan yang akan dilaksanakan. 3).Implementasi metode graduasi dalam penanggulangan kemiskinan akan dilakukan melalui diskusi daring yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Melalui pertemuan ini, diharapkan adanya sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan BRAC dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Pesisir Selatan dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis data. (sumber berita:Alhafis)
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.