Pengumuman
Logo RSUD

BAPPERIDA

Kabupaten Pesisir Selatan

FORUM KONSULTASI PUBLIK RKPD KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2025

26 Jan 2024 16:50:58 WIB 476x dibaca Kontributor
FORUM KONSULTASI PUBLIK RKPD KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2025

Sago. Badan Perencanaan Daerah, Peneliitian dan Pengembangan Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025, bertempat di Aula Bapedalitbang Kab. Pesisir Selatan, yang dilaksanakan secara Luring untuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Lingkup Sekretariat Daerah dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Tokoh Masyarakat, Ketua Forum IWAPI Kab. Pesisir Selatan dan secara Daring untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Pesisir Selatan (Rusma Yul Anwar). Kamis(25/01/2024).

Dari laporan pelaksana kegiatan yang disampaikan Sekretaris Bapedalitbang Kabupaten Pesisir Selatan (Adri, M.Si) bahwa pada kegiatan ini yang menjadi narasumber berasal dari Bapedalitbang Kabupaten Pesisir Selatan dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

Tujuan dari pelaksanaan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian tahapan perencanaan tahun 2025, yang dimulai dari pelaksanaan Kick Off Meeting RKPD tahun 2025 yang telah dilaklsanakan pada tahun 2023. Forum Konsultasi Publik RKPD kabupaten Pesisir Selatan ini bertujuan untuk menerima saran dan masukan dari para pemangku kepentingan demi penyempurnaan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025.”Ujarnya”

Pada saat pembukaan dijelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik RKPD kali ini adalah Forum Konsultasi Publik RKPD tahun Keempat yang dilaksanakan pada masa RPJMD periode 2021-2026. Dalam RPJMD tersebut, telah dirumuskan visi Pembangunan Perisisir Selatan yaitu “Mewujudkan Pesisir Selatan lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat Didukung Pemerintahan yang Akuntabel dan Profesional”. Dan untuk mewujudkan visi tersebut dilakukan penjabaran dalam 6 (enam) Misi dan 9 (sembilan) Prioritas Pembangunan dengan arah dan fokus pembangunan yang telah ditentukan untuk tiap tahunnya.

Capaian beberapa indikator pembangunan tahun 2023 diantaranya terjadi peningkatan kinerja positif dari tahun lalu pada setiap indikator makro pembangunan yaitu ; kenaikan IPM dari 70,84 menjadi 72,24 ; Usia Harapan Hidup dari 71,25 menjadi 73;27 Rata Rata Lama Sekolah dari 8,43 menjadi 8,58; Harapan Lama Sekolah dari 13,35 menjadi 13,36; Pengeluaran Perkapita dari 9,68 juta menjadi 9,95 juta peningkatan angka kemiskinan dari 7,11% menjadi 7,34% Kondisi ini disebabkan oleh naiknya garis kemiskinan Pesisir Selatan sebesar 4,9% dari Rp.526.564,- pada tahun 2022 menjadi Rp.554.057,- di tahun 2023 dan Pengangguran Terbuka dari 4,61% menjadi 4,75% naik disebabkan oleh banyaknya pencari kerja yang terdaftar setelah wabah covid 19 berlalu. Trend positif tersebut memang belumlah yang terdepan di Sumatera Barat, namun setidaknya menandakan kita sudah pada capaian pembangunan kembali pada track yang semestinya.

Perlu diketahui bahwa sesuai amanat Presiden RI bahwa tahun 2023 dan 2024 adalah target penghapusan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Pesisir Selatan. Penghapusan kemiskinan ekstrim dilaksanakan melalui aksi konvergensi yang akan diintegrasikan dengan upaya penurunan prevalensi stunting. Dan ini patut menjadi perhatian bersama karena dimasa pandemi angka kemiskinan ekstrim dan prevalensi stunting di Pesisir Selatan cenderung meningkat. Untuk itu perlu perhatian khusus dengan mengangkat isu ini menjadi agenda utama dalam perencanaan tahun 2025 yang akan datang.

Pada perencanaan tahun 2024, prioritas pembangunan daerah difokuskan pada : Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor Pendidikan dan Kesehatan, Pengembangan kapasitas pengelolaan sektor unggulan daerah dengan fokus pada sektor pertanian, pariwisata dan Perikanan, Pemanfaatan industri pangan lokal dengan didukung oleh teknologi tepat guna, Peningkatan infrastruktur yang berkelanjutan, Percepatan penghapusan Kemiskinan dan Penurunan Prevalensi Stunting. “Begitu disampaikan Bupati Pesisir Selatan dalam sambutannya”

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemerintah daerah tidak akan bisa berjalan sendiri, Berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan itu tidak akan sukses di lapangan bila seluruh komponen masyarakat tidak ikut andil memberikan dukungan dan partisipasi. Oleh karena itu, marilah seluruh lapisan selalu bergandengan tangan dan saling bersinergi ,fokus untuk bergerak di tengah keterbatasan yang ada.

Bagaimana pendapat Anda?
0
0

0 Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.

Berikan Komentar

Menu Aksesibilitas