Pesisir Selatan — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Mandeh Lantai II Bapperida dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, Selasa (31/3).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berdampak langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib menetapkan minimal satu program unggulan prioritas sebagai bagian dari penyusunan RKPD 2027.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya untuk memastikan efektivitas program serta menghindari perencanaan yang tidak terukur. Ia juga mengingatkan agar seluruh usulan pembangunan harus melalui mekanisme yang jelas dan terintegrasi dalam sistem perencanaan dan penganggaran daerah.
Selain itu, Wakil Bupati menyoroti pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat, serta keselarasan dengan arah kebijakan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.
Kepala Bapperida Kabupaten Pesisir Selatan, Subcandri, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD 2027 mengangkat tema “Akselerasi Sumber Daya Pembangunan untuk Penguatan Kapasitas Daerah dan Pertumbuhan Daerah”. Tema ini diharapkan mampu mendorong lahirnya perencanaan pembangunan yang adaptif dan berkualitas.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap ini dilakukan proses verifikasi dan penyaringan teknis terhadap berbagai usulan pembangunan yang telah dihimpun, meliputi 1.449 usulan dari nagari, 1.389 usulan dari kecamatan, serta 934 usulan pokok pikiran DPRD.
Lebih lanjut, Subcandri menegaskan bahwa Musrenbang ini juga menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan program prioritas daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029. Program tersebut merupakan komitmen Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Hendrajoni dan Risnaldi Ibrahim.
Adapun lima program unggulan yang menjadi fokus pembangunan daerah, yakni Nagari Kanyang, Nagari Sehat, Nagari Pandai, Nagari Mangaji, dan Nagari Sejahtera, yang dirancang untuk memperkuat berbagai sektor pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada rangkaian akhir kegiatan, Musrenbang dilanjutkan dengan pemaparan materi dari tiga narasumber yang kompeten di bidangnya. Abdul Hakam menyampaikan materi terkait mitigasi bencana terpadu, Hefrizal Hendra memaparkan strategi perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah, serta Khairanti Khairanis menjelaskan tentang akselerasi sumber daya pembangunan berbasis inovasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana para peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga wali nagari aktif menyampaikan pertanyaan, masukan, serta tanggapan terhadap materi yang disampaikan.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2027 yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.