Painan, 20 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan semakin serius mengembangkan sektor pariwisata sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah strategisnya adalah mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK) Pantai Carocok Painan dan sekitarnya, yang diyakini akan menjadi destinasi unggulan di Sumatra Barat.
Dalam rapat koordinasi yang digelar Kamis (20/3) di Aula Lantai 1 Bapedalitbang, berbagai strategi disusun untuk mempercepat realisasi kawasan wisata terintegrasi. Rapat ini dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Mimi Rianti Zainul, S.E., M.Si., Ak, dihadiri oleh perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan LH serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Dalam rapat ini, dibahas tahapan-tahapan penting, mulai dari penyusunan rencana kerja strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata dan budaya di kawasan tersebut, penyusunan konsep destinasi wisata, studi kelayakan (FS), dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), hingga perencanaan teknis dan eksekusi pembangunan. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) yang merupakan sebagai leading sector dalam mewujudkan konsep kawasan wisata terintegrasi yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan perencanaan matang dan sinergi antar instansi, Pesisir Selatan optimistis pengembangan KSPK Pantai Carocok Painan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik wisata daerah
Lebih lanjut disampaikan, “Rencana ini menjadi bagian dari visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Kawasan yang akan dikembangkan meliputi Pantai Carocok Painan, Bukit Langkisau, Pulau Cingkuak, Pantai Salido, Puncak RCTI, hingga Maman Bay. Konsep yang ditawarkan adalah pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan, yang akan menggabungkan keindahan alam, atraksi budaya, dan fasilitas modern yang ramah investasi”. tambah Mimi
Dalam kesempatan yang sama Kepala Bapedalitbang, Hadi Susilo, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa pengembangan akan dilakukan bertahap, dimulai dari penyusunan konsep destinasi, studi kelayakan (FS), dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), hingga pembangunan infrastruktur pendukung.
"Kami ingin memastikan bahwa kawasan ini tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga bagi investor yang ingin menanamkan modal di sektor pariwisata," ujar Hadi Susilo.
Pemkab Pesisir Selatan memastikan bahwa proses perizinan investasi akan dipermudah melalui layanan terpadu di DPMPTSP bagi pelaku usaha yang ingin berkontribusi dalam pembangunan sektor pariwisata.
"Kami mengundang investor untuk berinvestasi di Pesisir Selatan. Dengan rencana pengembangan yang matang, infrastruktur yang terus diperbaiki, serta potensi wisata yang luar biasa, daerah ini siap menjadi destinasi unggulan yang menguntungkan semua pihak," tambah Hadi Susilo.
Dengan langkah strategis ini, Pesisir Selatan bukan hanya semakin menarik bagi wisatawan, tetapi juga menjadi magnet investasi di sektor pariwisata. Ini adalah momentum emas bagi para investor untuk turut serta dalam membangun dan menikmati pertumbuhan ekonomi yang pesat di kawasan ini. (Sumber Informasi : Anggun)
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.