Pengumuman
Logo RSUD

BAPPERIDA

Kabupaten Pesisir Selatan

PESSEL Siapkan Diri Jadi Contoh Praktik Baik MSP di Indonesia

22 Sep 2025 15:30:30 WIB 29x dibaca Kontributor2
PESSEL Siapkan Diri Jadi Contoh Praktik Baik MSP di Indonesia

Painan, 22 September 2025 – Pesisir Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan mempersiapkan diri menjadi lokasi praktik baik (best practice) Multi-Stakeholder Partnership (MSP) yang akan didokumentasikan oleh Tim SDGs SSTC GIZ Jakarta.

Sebagai bentuk kesiapan, Pemerintah Kabupaten melalui Sekretariat SDGs mengadakan rapat koordinasi dan konsolidasi di Aula Mandeh, Gedung Bapedalitbang lantai II, Senin (22/9). Rapat ini bukan sekadar agenda teknis, namun menjadi forum penting dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi lintas pihak dalam memperkuat peran daerah dalam pembangunan global.

Sekretaris Bapedalitbang sekaligus Kepala Sekretariat SDGs Kabupaten, Adri, M.Si, membuka rapat dengan pesan penting ”keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai sendiri”. Ia menyambut hangat kehadiran Tim SDGs SSTC GIZ Jakarta dan menegaskan bahwa kunjungan ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa pembangunan berbasis kolaborasi di tingkat lokal bukanlah konsep, tetapi kenyataan yang sudah mulai tumbuh.

 

“Kita ingin memastikan bahwa praktik baik yang sudah berjalan di Pesisir Selatan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain. Ini bukan hanya soal pencapaian lokal, tapi kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan Indonesia,” ungkap Adri.

Rapat ini menjadi ajang penyamaan persepsi antara GIZ-GFA, LP2M Provinsi Sumatera Barat, dan Sekretariat SDGs Kabupaten Pesisir Selatan dalam mempersiapkan kegiatan Piloting Knowledge Management. Fokus utamanya adalah merancang pendekatan yang tidak hanya mengevaluasi capaian MSP, tetapi juga mengidentifikasi dampak langsung ke masyarakat.

Perwakilan Tim SDGs SSTC GIZ, Lingga Suyud, menekankan pentingnya dokumentasi yang jujur dan berbasis data. Ia berharap praktik baik yang ditemukan di lapangan nanti dapat menjadi contoh yang layak direplikasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Praktik baik yang didukung oleh kemitraan multi-pihak harus menjadi bagian dari solusi pembangunan. Bukan hanya berhasil di satu titik, tapi juga bisa diperluas manfaatnya ke seluruh wilayah kabupaten,” ujar Lingga.

Melalui rapat ini, Pesisir Selatan tidak hanya menunjukkan kesiapan teknis, tetapi juga komitmen moral sebagai bagian dari sistem pembangunan global. Di tengah tantangan pembangunan yang kompleks, Pesisir Selatan ingin membuktikan bahwa daerah bisa menjadi pionir perubahan – selama ada sinergi, kejelasan peran, dan kemauan bersama untuk bergerak.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Tim SDGs SSTC GIZ, GFA Provinsi Sumatera Barat, dan Sekretariat SDGs Kabupaten Pesisir Selatan.

Bagaimana pendapat Anda?
1
0

0 Komentar

Belum Ada Komentar

Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.

Berikan Komentar

Menu Aksesibilitas