Dalam rangka meningkatkan dan mencapai produktifitas kerja anggota Komisi Irigasi Kabupaten Selatan , Bapedalitbang mengadakan Sidang Tahunan Komisi Irigasi Pesisir Selatan Tahun 2022 yang bertempat di Saga Murni Hotel Painan, dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh anggota Komisi Irigasi Dinas Terkait, Perwakilan Petani Pemakai Air Kabupaten Pesisir Selatan dan Dinas terkait lainnya, kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari ( Tgl 19 s.d 20 April 2021) dengan narasumber Kepala Bapedalitbang, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pertanian dan Konsultan ISAI IPDMID.
Pelaksanaan Sidang Komisi Irigasi yyang dilaksanakan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bapedalitbang Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam sambutan dan paparan yang disampaikan ada bebera hal mendasar saat ini yang masih menjadi kedala di lingkungan petani saat ini
- Kepala Badan Bapedalitbang
- Permasalahan Sumber Air adanya yang disebabkan Penebangan liar, Iklim, Perebutan Penggunaan Air, Pendangkalan Sungai, Kerusakan Badan sungai.
- Permasalahan Jaringan Irigasi yang disebkan Keterbatasan Dana Pemeliharaan, Tindakan dari oknum masyarakat
- Manajemen Irigasi yang disebakan Pembagian irigasi yang tidak merata, keterbatasan petugas lapangan, tidak adanya jadwal pola tanam
- Usaha Tani yang disebabkan Harga yang rendah
Rekomendasi usulan pada Sidang Komisi Tahun lalu, sudah disikapi sebagaian, dan masih ada hal-hal yang belum tersikapi sepenuhnya
- Kepala Dinas PUTR
Terkait dengan hal teknis struktur penunjang irigasi pertanian agar menjadi lebih baik sehingga petani pemakai air dapat memaksimalkan pola tanam yang beik terhadap pertaniannya dalam paparannya menyampaikan dalam hal :
- Bagaimana kita bisa mewujudkan swasembada beras melalui komisi irigasi, kekurangan SDM, mengembalikan juru sehingga dapat membantu mengelola irigasi
- Adanya kesepatan ketika irigasi sudah tidak berfungsi lagi mungkin bisa kita bertanam palawija, ketika irigasi kita berfungsu dengan baik mengapa kita tidak bercocok tanam Jaringan-jaringan Irigasi bendung yang rusak (bencana alam)
- Pebanyak OP pada jaringan irigasi (Priritas Pemeliharaan irigasi)
- Kepala Dinas Pertanian
Terkait dengan hal teknis Pertanian terhadap keanggotaan komisi irigasi dalam paparannya menyampaikan permasalahan dalam hal :
- Panen raya harga padi turun, ketika di manfaat oleh penerintah daerah hasil paanen raya ini, maka akan sangat rendah sekali harga beli gabah
- Menyelesaikan Masalah-masalah pintu air (irigasi menjadi tidak berfungsi)
- Luasnya sawah terdampak akibat kerusakan pintu air
- Luasan sawah 25.0000 Ha dan 23.885 Ha (jumlah luasan sawah yg berbeda)
- 240 rb Meter irigasi yang rusak
- Konsultan ISAI IPDMIP
Terkait dengan hal teknis keanggotaan komisi irigasi dalam paparannya menyampaikan permasalahan dalam hal :
- Kelembagaan Pengelolaan irigasi OP SDA
- Komisi Irigasi ;Lembaga Koordinasi dan komunikasi antara pemerintah dengan wakil petani
- Kelembagaan Pengelolaan Irigasi (KPI)
- Konsep Penguatan Intitusi Lembaga Irigasi
- Pemerintah
- Komisi Irigasi
- KP3A (Penguatan P3A)
- Keluaran Sidang Komisi Irigasi
- Rumusan Rencana Tata Tanam
- Rekomendasi
- Sd 13 sesuai dengan Permen PU
Tugas Komisi Irigasi :
- Rekomendasi Merumuskan Rencana TahunanPenyediaan Pembagian
- Rekomendasi Prioritas Rehabilitas dan Peningkatan OP
- Memberikan pertimbangan mengenai izin alih fungsi lahan beririgasi
- Pemeliharaan OP dan peningkatan jaringan irigasi
- Memberikan masukan dalam rangka evaluasi pengelolaan aset irigasi
- Memberikan pertimbangan dan masukan guna pakai air
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.